Malam ini, tampak cerah
dengan hadirnya bulan. Dia bersinar lebih terang dari biasanya. Ukurannya lebih
besar walaupun bentuknya tidak sempurna. Dia memang indah. Tapi siapa yang
sangka bahwa dia tidak sempurna. Cahaya itu bukanlah miliknya. Dia hanya menerima
cahaya dari matahari lalu memantulkannya ke bumi. Semacam amanah dari sang
surya untuk menerangi malam ini.
Dunia tidak seluas isi kepala. Isi kepala bisa diperluas dengan imajinasi. Boleh jadi nyata, boleh jadi sekedar angan-angan saja. Jangan membatasinya dengan omongan orang atau pesimistis belaka. SMILE!!!
Thursday, December 25, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)
Seseorang di kepalaku
Jangan, jangan pergi. Enggak, aku harus pergi. Jangan, kalau aku kesana aku bakal jadi bahan omongan. Ayolah enggak bakal ada yang ...
-
Kami makan siang bersama. Di kantin sekolah yang lumayan ramai di jam istirahat. Matanya yang bulat menatapku dengan lembut. Berkedip beb...
-
Kepikiran pengen jadi wakil rakyat pas ngeliat berita pemilu. Semuanya berkampanye buat narik simpatisan rakyat. Pake slogan alay “Pili...
-
Duduk di bukit kecil, menghadap cakrawala ditemani angin sepoi di sore hari membuat pikiranku fresh, seperti bayi yang baru lahir. Hampa...